Pages

Rabu, 29 Januari 2020

Serba-serbi Game of Thrones


SERBA-SERBI GAME OF THRONES
By : Novi Andriyani
Siapa yang nggak kenal Game of Thrones ato yang sering di singkat GoT, jadi Game of Thrones adalah salah satu serial televisi dari HBO yang sangat terkenal sekaligus peraih rating tertinggi di dunia serial per-televisian Amerika Serikat. Tau Serialkan? Maksudnya serial / series di sini semacam sinetronnya indonesia, drama (darkor)nya korea selatan, dan doramanya jepang. Tapi percayalah serial Game of Thrones ini jauh melampui sinetron malah serasa film, film yang bener-bener di garap dengan serius dengan modal dan skill mumpuni. *Istilahnya di buat dengan terniat banget.

Aku udah lama tau Game of Thrones, mungkin pas SMA tapi waktu itu belum tertarik dan nggak berani nonton karna ratenya tinggi : Gore, bunuh-bunuhan yang darahnya muncrat kemana-mana, yang ususnya berhamburan di tarik keluar, kepala yang ditebas dari badan, bahkan banyak adegan penyimpangan seksualitas *bener-bener tontonan yang nggak berfaedah hahaha. Karna nggak berani dan belum tertarik jadi aku pikir nanti deh kalo udah cukup umur, kalo udah waktunya pasti aku nonton, lagian saat itu series ini belum final jadi dari pada nontonnya tanggung mending nunggu sampe final aja. Tapi ternyata penantian itu berlangsung selama 8 tahun. Jadi serial ini nyampe 8 tahun perjalanan baru ketemu final, digarap dari tahun 2011 dan berakhir di tahun 2019, dari artis nya anak-anak sampe jadi dewasa looo, Luar biasa nggak sih? btw aku baru nonton serial ini di tahun 2020 jadi kalo di itung-itung sekitar 9 tahun penantianku buat nonton serial satu ini.

Meski serial ini di garap selama 8 tahun, nggak menjadikan serial ini kayak sinetron tersanjung sangking banyaknya episode. Dalam satu tahun HBO cuma produksi 10 episode per-season (satu tahun = satu season) dan semakin tahun ke tahun jumlah episodenya menurun jadi 6 episode saja. dengan total 8 season. Aku salut sih buat fansnya Game of Thrones bisa sabar gitu nunggu setiap tahun tapi cuma dapet 10 episode doang.

Well serial Game of Thrones ini di angkat dari novel fantasi karya George R.R. Martin, judul serinya adalah A Song of Ice and Fire. Novelnya terdiri dari tujuh volume (tujuh buku). Buku-buku dalam rangkaian A Song of Ice and Fire ini telah diterjemahkan ke lebih dari 30 bahasa dan meraih The New York Times Best Seller. Di Indonesia baru tiga yang udah di terjemahkan dan diterbitkan, aku punya 3'3 nya tapi belom baca karna belum apa-apa udah terintimidasi dengan tebal bukunya *tebel banget gilaaaaakkk. Fyi novel series A Song of Ice and Fire ini belum selesai ditulis guys, saat ini George R.R. Martin masih nulis volume ke enam, The Winds of Winter. Jadi masih otw sangking panjangnya. So jangan heran kalo serialnya tamat mendahului bukunya, tebakan aku mungkin produsernya mikir kelamaan kalo nunggu bukunya selesai bisa sampe artis-artisnya keburu beranak bercucu *ya gimana lagi dong, kan sampe sekarang bukunya belum kelar-kelar. Oiya Adaptasi Serial A Song of Ice and Fire ini ngambil judul dari buku volume pertamanya yaitu A Game of Thrones *emang cocok banget sih, HBO memang pinter milih judul, terdebest!

Dibawah ini adalah 7 judul volume dari seri novel fantasi A Song of Ice and Fire :
1.      A Game of Thrones
2.      A Clash of Kings       
3.      A Storm of Swords
4.      A Feast for Crows
5.      A Dance with Dragons
6.      The Winds of Winter
7.      A Dream of Spring

Ngomongin serial adaptasi Game of Thrones nggak bakal lepas dari para tokohnya, aku bakalan ngelist tokoh yang aku suka dan aku nggak suka, mereka adalah :

TOKOH TER-FAVORIT KU :
1. Ramsay Bolton 
Ramsay Bolton adalah salah satu sosok yang paling banyak di benci fans Game of Thrones. Ada banyak alasan yang menjadikan Ramsay sebagai karakter paling dibenci oleh para penggemar, sampai-sampai melampaui kebencian terhadap Joffrey Baratheon. Dari awal kemunculannya, udah terpancar aura menyeramkan dari sosok yang satu ini. Benar saja, setelah melihat aksinya, enggak salah kalau Ramsay adalah titisan iblis paling keji di semesta Westeros. Ramsay memiliki hobi menguliti manusia yang masih hidup, ini bukan kiasan tapi emang menguliti dalam hal nyata, setelah di kuliti jasadnya akan digantung untuk dipamerkan *bener-bener hobi yang nggak wajar. Setelah menguasai Winterfell, Ramsay tega menyiksa Theon Greyjoy hingga jadi enggak waras, bahkan dia juga mengebiri Theon. Dia membunuh ayahnya sendiri dan dengan tega membunuh ibu dan adik tirinya yang masih bayi dengan cara memangsakan mereka ke anjing-anjing peliharaanya. Sansa Stark, juga menjadi korban perkosaan dan kekerasan oleh Ramsay. Ramsay juga sering membuat korbannya merasa diri mereka aman. Padahal mereka sebenarnya sudah masuk ke dalam permainan hidup dan mati Ramsay. 

Well dari banyak karakter gila dan sakit jiwa dalam GoT, Ramsay Bolton-lah yang paling menarik. Karakter Ramsay didiagnosis memiliki beragam gangguan kesehatan mental seperti psychopathy, sexual sadism disorder dan anti-social personality disorder. Mirip dengan Joffrey, tapi Ramsay adalah sosok yang jauh lebih cerdas, jauh lebih gila, jauh lebih sadis dan keji. Tapi anehnya Ramsay adalah tokoh favorit ku...*kayaknya aku nggak normal deh hahaa. Bagiku kemunculan Ramsay saat itu adalah angin segar, pas banget dengan penghianatan yang dilakukan Theon Greyjoy terhadap Winterfell. Saat aku lagi benci-bencinya dengan Theon eh muncul Ramsay, Jadi dendam ku serasa terbalaskan hahaha... So cuma karna itu aku suka sama Ramsay? oh tentu tidak, alasan utamanya adalah karna karakter Ramsay emang menarik, sangat menarik, enggak pendiem enggak juga cerewet, santai tapi pasti, psiko tapi cerdas, badass!!! Terbukti dari seluruh ide dia melawan musuh dan taktik perangnya selalu berhasil dengan sempurna, dia memang psikopat yang cerdas dan penuh perhitungan. Saat Battle of Bastard, Ramsay juga sebenarnya memenangkan peperangan dengan telak, dia memenangkan peperangan cuma dengan menonton aksi prajurit dan musuhnya di atas kuda. Visualisasi Ramsay juga oke punya, sempurna banget, makasih banget untuk Iwan Rheon yang udah menghidupkan karakter Ramsay dengan begitu sempurna. Suka banget sama mata dan senyum smirknya Ramsay... Terdebestttt!

Selain Ramsay Bolton, aku juga suka sama : 

2. Arya Stark

3. Tyrion Lanister

4.  Jon Snow 

5. Sandor Clegane.

Tokoh yang paling ku benci : sebenernya tokoh yang aku benci di bawah ini punya kesamaan karakter yaitu mereka sama-sama keras kepala dan terlalu congkak, menganggap diri mereka paling benar dan sok pinter semua, mereka adalah :
1. Pyter Baelish 

2. Sansa Stark

3. Cersei Lanister

4. Theon Greyjoy

4. Joffrey Baratheon

5. Catylin Stark 

6. Jaime Lanister 

Tokoh yang mencuri spotlight ku : Jaqen H'ghar *ganteng banget ya allah...
***
Sakarang lets talk about the finall session. 
Jujur untuk final seasonnya, kalo di bilang kecewa enggak tapi di bilang happy juga enggak. Final episodenya cuma ngasih aku perasaan kayak "hah gini doang? Setelah bertahun-tahun dengan banyak pengorbanan dan pertumpahan darah di sana sini endingnya kayak gini doang?" Ternyata guys yang ngerasa kayak aku banyak, bahkan para fans Game of Thrones sampe bikin petisi agar Session 8 alias the final session di buat ulang, minta di remake. Tapi HBO nggak ada niatan, ya memang endingnya gitu mau ato nggak ya harus nerima. Namanya fans nggak putus semangat dong, kalo petisi mereka nggak terkabulkan maka mereka minta ganti di bikinin Spin off nya Game of Thrones entah itu tentang Targaryan Klan ato Perjalanan misterius Arya Stark ke wilayah ujung peta dunia yaitu ke Baratnya Westeros aka west of westeros. Well kita nantikan aja ya, desas-desusnya tahun 2021 akan di produksi spin off  Game of Thrones. Ntah itu fakta ato hanya mitos belaka, yang jelas kita selalu menunggu.




1 komentar:

reza mengatakan...

aku belum pernah nonton sama sekali

Apa itu kuota edukasi

Posting Komentar